Latest Post

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) terus berupaya memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN).
 
Antara lain mulai tahun ini Kemen PAN-RB memberikan tunjangan kemahalan bagi seluruh pegawai negeri sipil (PNS). Tunjangan kemahalan ini tak lain berupa tambahan gaji sebagai bantuan untuk mengatasi kenaikan harga keperluan sehari-hari.

Menurut Deputi Bidang SDM Aparatur Kemen PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja, merujuk UU ASN pendapatan PNS terdiri atas tiga komponen. Yakni, gaji pokok, tunjangan kinerja, dan biaya kemahalan.

Namun, sejauh ini belum disepakati nominal tunjangan kemahalan yang akan ditetapkan. Yang jelas, besaran itu akan mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang indeks harga per daerah.

Karena itu, nilainya tidak sama antara PNS satu daerah dan daerah lain. Bergantung daerah tugas. "Nanti harus dilihat juga kemampuan keuangan negara," ujarnya.

Selain akan menetapkan tunjangan kemahalan, pemerintah berencana merombak skema perbandingan gaji pokok dan tunjangan.

Selama ini, tunjangan lebih besar daripada gaji pokok. Rasio gaji pokok dan tunjangan mencapai 1:3. Nah, hitungan itu diwacanakan untuk diganti hingga rasio 1:12. Belum pasti apakah gaji pokok turun atau tunjangan naik.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan atas niat tersebut. Salah satunya adalah beban keuangan negara ke depan. "Prinsipnya tentu tidak akan mengurangi penghasilan saat ini," kata Setiawan.

Prosesi pelantikan gubernur terpilih hasil Pilkada oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta.
JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Jumat (12/5/2017) sore ini dijadwalkan melantik gubernur dan wakil gubernur terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 di Istana Negara, Jakarta.
 
Selain itu, tadi pagi Presiden Jokowi menyambut kedatangan Presiden Republika Cile Veronica Michelle Bachelet di Istana Merdeka. Berdasarkan informasi dari Biro Humas Istana Negara, dalam acara ini nantinya juga akan ada pertemuan bilateral dan penandatanganan nota kesepahaman antara dua negara.

Kemudian pada pukul 13.30, Presiden Jokowi akan melakukan jamuan makan siang bersama Presiden Michelle Bachelet.

‎Pada sore hari pukul 15.30 WIB, Jokowi melakukan penyerahan petikan keputusan Presiden kepada masing-masing Calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih‎. Pada pukul 16.00 WIB barulah para Gubernur dan Wakil Gubernur ini dilantik secara resmi oleh Presiden Jokowi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan Presiden Jokowi akan melantik lima pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur hasil Pilkada Serentak 2017.

Lima pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut yakni Wahidin Halim-Andika Hazrumy (Banten), Rusli Habibie-Idris Rahim (Gorontalo), Dominggus Mandacan-Muhammad Lakotani (Papua Barat), Ali Baal Masdar-Enny Anggraeny Anwar (Sulawesi Barat). Kemudian, Erzaldi Rosman Djohan-Abdul Fatah (Kepulauan Bangka Belitung).

"Pemerintah mengucapkan selamat bertugas dan menjaga amanah aspirasi masyarakat di daeranya. Kami harapkan semua pemimpin daerah bisa segera bekerja dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis (11/5/2017).

Mendagri mengingatkan agar para pemimpin baru itu segere menginventarisasi janji-janji kampanye yang pernah disampaikan. Janji kampanye sebaiknya segera dituangkan dalam APBD perubahan untuk mempercepat realisasi program pemerintah daerah.

Selain melantik lima pasangan pemimpin daerah baru, esok harinya Presiden juga akan melantik Wakil Gubernur Riau terpilih Wan Thamrin Hasyim. Ia akan mendampingi Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman yang menggantikan gubernur sebelumnya karena terjerat dugaan kasus korupsi.

Adapun jadwal pelantikan hari ini merupakan tahap pertama, selanjutnya pada Juli (Aceh) dan Oktober (DKI Jakarta).

"Periode kedua akan melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, sementara periode ketiga akan melantik Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta," ujar Tjahjo.

Seperti diketahui, Pilkada Serentak 2017 digelar pada 15 Februari lalu. Pilkada diikuti 101 daerah dengan 153 paslon.

Naufal, pelajar kelas 2 MTsN Kota Langsa memperlihatkan temuannya berupa sumber energi listrik dari pohon kedondong di stan Teknologi Tepat Guna (TTG) Aceh bertempat di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh.


Ramainya pemberitaan media tentang penemuan sumber listrik dari pohon kedondong oleh Naufal Raziq bocah asal Kota Langsa, Aceh, membuat seorang ilmuwan dari Jerman mengirim orang kepercayaannya mendatangi kediaman orangtua Naufal Raziq di Kota Langsa, Aceh.
Supriaman, ayah Naufal menceritakan, setelah temuan anaknya ramai diberitakan oleh media lokal dan nasional, pada saat itu ada orang Indonesia yang mengaku utusan dari ilmuwan di Jerman untuk menawarkan kerjasama dan beasiswa di Jerman.
"Mereka menawarkan beasiswa ke Jerman. Tapi saya bilang kerja sama saja dengan Pertamina EP karena yang membantu kami mereka," imbuhnya.
Selain itu ada lagi beberapa lembaga yang menawarkan kerjasama penemua anaknya tersebut," ujarnya saat ditemui Rabu (10/5/2017).
Dia menceritakan, selama melakukan penelitian dirinya kerap mengeluarkan uang untuk membiayai penelitiannya atau eksperimen anaknya. Meski berat, dirinya yakin anaknya bisa sukses.
"Saya pinjem bank sebesar 15 juta untuk biayai eksperimen anak saya," kata dia, bangga.
Supriaman menjelaskan, usahanya meminjam uang ternyata berhasil membuat Naufal juara di tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi.
"Dari sana kami diajak kerjasama dengan Pertamina EP. Sejak saat itu kami dibantu mereka. Maka kalau ada yang mau membantu kami ya harus lewat Pertamina EP," imbuh dia.
Supriaman juga mengucapkan terima kasih kepada Pertamina EP yang telah mendukung penemuan anaknya, termasuk dukungan beasiswa Naufal hingga kuliah.
"Pertamina EP juga telah membantu pengurusan hak paten pembangkit listrik menggunakan pohon kedondong dari Kementerian Hukum dan HAM," ujarnya.
Saat ini temuan Naufal sudah dipatenkan dengan judul inovasi pembangkit listrik menggunakan pohon kedondong.
Temuan itu diajukan pada 23 September 2016 lalu. Lalu Dirjen HAKI mengumumkan temuannya itu pada 27 Januari 2017 dengan nomor publikasi 2017/S/00085.

Gadis kecil Filupina memiliki IQ melebihi Albert Einstein dan Stephen Hawking
Baru-baru ini, gadis kecil asal Filipina bernama Mia Golosino menghebohkan dunia karena hasil tes IQnya yang tinggi melebihi Albert Einstein dan Stephen Hawking.

Menurut situs Kicker Daily News, Mia Golosino yang berusia 11 tahun sehari-harinya adalah seorang perenang dan penari.
Dia memiliki mimpi bisa melanjutkan pendidikan di sekolah bahasa Aylesbury High Grammar di Inggris.
Saat ini, Mia dan keluarganya memang telah berigimgrasi ke Inggris sejak sepuluh tahun lalu dan menetap di Milton Kaynes.
Untuk mengejar mimpinya, Mia sempat ikut tes 11 plus, standar tes ujian untuk masuk sekolah bahasa impiannya.
Namun, pada tes itu Mia gagal. Orang tua Mia pun tak mau menyerah mendukung minat anaknya itu.
Akhirnya mereka menginstruksikan agar Mia mengikuti tes IQ Mensa Inggris dengan harapan agar pihak sekolah tersebut mau mempertimbangkannya.
Ketika hasil tes diumumkan, orang tua mereka terkejut bahagia karena hasil tes menunjukkan jika IQ Mia mencapai 162.
Hasil itu membuktikan jika IQnya lebih tinggi dibanding Albert Eistein dan Stephen Hawking, di mana kedua astrofisikawan legendaris itu memiliki IQ 160 dan 140.
Selain itu, Mia juga mendapat undangan untuk menjadi anggota Mensa, High IQ Society. ()


Kocak! Orasi di LP Cipinang, Ahoker Keceplosan “Rezim Jokowi Lebih Parah dari Rezim SBY!” Seketika Hening
Kocak! Orasi di LP Cipinang, Ahoker Keceplosan “Rezim Jokowi Lebih Parah dari Rezim SBY!” Seketika Hening
Pendukung Ahok melakukan demo di depan Rutan Cipinang lantaran tak terima Ahok divonis 2 tahun penjara dan menginginkan bertemu dengan Ahok.

Aksi demo yang berlangsung sampai malam tadi (Selasa, 9/5/2017) menuntut Ahok dibebaskan..Mereka menilai vonis atas Ahok ini kesalahan Jokowi.

Salah seorang Ahoker yang orasi dengan lantang menyatakan Rezim Jokowi lebih parah dari Rezim SBY.
“Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY…..,” kata Ahoker yang bernama veronica lantang di atas podium dengan menggunakan pengeras suara.
Namun belum sempat dilanjutkan, orasi yang keceplosan di alam bawah sadar ahoker ini langsung di-CUT oleh moderator dengan teriak “bebaskan ahok.”
Saat melanjutkan orasinya, massa hening dan akhirnya muncul teriakkan dari arah massa dengan meminta jangan bawa-bawa nama Jokowi.
Berikut videonya:[www.tribunislam.com]
Sumber : muslimbersatu.net

Sapi unggul jenis simental dengan berat 930 kilogram dipamerkan pada Pekan nasional (Penas) Petani-Nelayan XV, di Lhong Raya, Banda Aceh, Senin (8/5). Sapi yang dipelihara selama dua tahun itu dijual dengan harga Rp 100.000.000.
BANDA ACEH - Dari sekitar 100 ekor sapi yang dipamerkan pada Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XV di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, sapi jenis limousine diklaim yang paling berat.
Menurut pemiliknya, Syarifuddin, berat limousine ini mencapai 944 kg dan berusia 4 tahun. Saat Serambi mengonfirmasi tentang limousine, menjelang tengah hari kemarin, hewan ternak itu sedang diberi makan.
“Lhee go siuroe tabi eumpeun/tiga kali sehari kita beri makan,” kata Syarifuddin, peternak dari Aceh Utara. Menurutnya, pakan diberikan secara selang-seling antara rumput gajah (Pennisetum purpureum, dalam bahasa Aceh disebut naleung kleng), pelet, batang pisang, dedak, dan ampas tahu.
Sejauh ini sapi jenis limousine milik Syarifuddin, sehari-harinya menghabiskan pakan 30 kg. Untuk pakan jenis pelet 1 zak (50 kg) dijatahkan sebagai persediaan 3 minggu, dengan biaya Rp 180 ribu.
Sapi berbadan besar, turunan sapi dari kawasan Limousine dan Marche di Prancis bagian barat tersebut, menurut Syarifuddin, hampir tidak pernah sakit. Dalam pertumbuhannya, hanya ada sekali demam saja. Sapi yang tak diberinya nama panggilan itu, selama ini secara berkala mendapat injeksi medis, misalnya, vitamin dan suntikan antipenyakit yang biasanya dihargakan Rp 300 ribu sekali suntik.
Sejauh ini Syarifudiin hanya mengeluhkan soal ketersediaan ampas tahu dalam jumlah besar yang tidak selalu lancar diperolehnya.
Sapi limousine pedaging Syarifuddin, hingga kemarin sudah ditawar pembeli Rp 65 juta. Hingga saat ini, Syarifuddin sudah memiliki lima sapi jenis yang sama.
Menurut rencana, Syarifuddin akan mengikutkan limousine seberat 944 kg tersebut diacara lelang hewan ternak pada hari terakhir Penas KTNA.
Sementara itu, masih pada lokasi yang sama, ada sapi dengan ras induk simmental yang memiliki berat 930 kg berusia 4 tahun dari Lam Ateuk, Aceh Besar.
Menurut peternak sapi, Faisal, sapi tersebut memiliki induk brahman yang dikawinkan dengan simmental. “Harganya saya kasih Rp 100 juta, kalau nggak laku gak apa-apa. Saya potong sendiri untuk anak-anak yatim,” katanya.

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Setyarso foto bersama setelah menyerahkan secara simbolis bantuan pasca gempa Pidie Jaya kepada pengurus Masjid Tgk di Pucok Krueng Beuracan,  Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Jumat (3/3).
Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Setyarso dan Direktur Keuangan Zayad Ghani disaksikan Komisioner OJK Firdaus Djaelani dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi, menyerahkan secara simbolis bantuan pasca gempa Pidie Jaya kepada pengurus Masjid Tgk di Pucok Krueng Beuracan, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, yang diterima oleh Ketua Pengurus Masjid Tgk di Pucok, Lukman Alibasyah, S.Pd, Jumat (3/3/2017).

Bantuan yang diberikan tersebut berupa semen senilai Rp 75.000.000,-. Dalam kesempatan itu, Budi Setyarso menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PT Jasa Raharja (Persero) terhadap sarana ibadah yang mengalami kerusakan pasca gempa di Pidie Jaya sekaligus perwujudan program tanggung jawab sosial perusahaan melalui Program BUMN Hadir untuk Negeri.
"Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat sedikit membantu pengurus masjid Tgk di Pucok Krueng yang sudah memulai tahap renovasi pembangunan masjid yang rusak akibat gempa 6,5 SR yang terjadi awal Desember 2016 lalu", ungkapnya.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget